Eclipse: Gratis dan Lengkap


Pengalamanku dalam dunia pemograman Java dilihat dari sisi IDE, dapat dibilang masih kurang. Aku pertama kali menyentuh Java saat masih kuliah. Saat itu aku memakai IDE native untuk Windows yang bernama JCreator. Menurut seorang staf kampus, JCreator dipakai karena sederhana dan tidak boros sumber daya PC. Lalu sewaktu mulai kerja setahun yang lalu di bulan yang sama (November), aku berkenalan dengan salah satu IDE Java komersial yang dianggap sangat handal oleh kebanyakan orang. Sungguh beda jauh dengan IDE pertama yang pernah aku lihat.

Setelah beberapa bulan sejak sistem di komputer-ku memulai hidup baru, aku mulai mencari-cari IDE Java yang bisa dipakai di rumah. Soalnya, selama ini aku menggunakan command prompt dan notepad untuk kompilasi program. Sungguh ribet sekali untuk pengaturan CLASSPATH dan harus sering-sering melihat JavaDocs. Hampir tidak mungkin aku bisa belajar dengan efektif dan efisien jika harus hidup tanpa IDE.

Pilihanku jatuh pada IDE Java Eclipse yang open source. Setelah selesai download dan ekstrak, aku memastikan Eclipse jalan dengan JVM 6 melalui argumen “vm”. Soalnya Oracle 10g yang terinstall di sistem operasi yang sama dilengkapi dengan Java 1.4 dan aku mau masing-masing program tetap memakai ‘Java’ mereka masing-masing.

Setelah menghabiskan waktu beberapa jam untuk mencoba IDE ini, aku dapat menyimpulkan kalau IDE Eclipse tidak kalah dengan IDE komersial yang biasa aku pakai di tempatku bekerja. Hanya saja ia sedikit kurang user-friendy dan tampilannya kurang hiasan🙂 Fitur yang biasa aku pakai untuk mencari file dan class di project juga ada di Eclipse, masing-masing diwakili oleh shortcut CTRL+SHIFT+O dan CTRL+SHIFT+T. Aku juga tetap dapat mencari class yang meng-implementasi-kan interface yang sedang aku edit dengan shortcut CRTL+T. Masih ada quick outline view dengan shortcut CTRL+O, sangat berguna untuk navigasi antara method di file Java yang mengandung sangat banyak baris.

Fitur ‘Local History’ yang sangat berguna untuk menyelamatkan diri dari kesalahan ‘sendiri’ juga tetap ada di Eclipse, dan dapat diakses dengan klik kanan di editor, dan pilih salah satu submenu dari menu ‘Local History’. Fitur ‘Compare’ di Eclipse pada awalnya terlihat sangat kekurangan ‘warna’, tapi aku yakin tidak sulit untuk beradaptasi dengannya🙂

Salah satu yang aku suka dari Eclipse, yang tidak ada pada IDE yang aku pergunakan di tempat kerja, adalah Scrapbook Page. Seperti halnya seseorang yang mengerjakan soal matematika perlu buku corat-coret, kadang-kadang sebagai programmer, aku perlu mencoba potongan kode sederhana sebelum aku men-compile dan menjalankan program. Untuk memakai Scrapbook Page, aku dapat meng-klik kanan pada project, dan memilih menu New, Other, Java Run/Debug, Scrapbook Page. Setelah itu aku harus memberi nama file dan men-klik tombol ‘Finish’. Scrapbook Page di Eclipse memungkinkan aku untuk mengetik kode sederhana, seperti:

return new
java.math.BigDecimal("100.00").multiply(
java.math.BigDecimal.TEN);


Lalu aku bisa melihat hasil eksekusi-nya cukup dengan memilih baris yang aku ketik tersebut dan menekan tombol “Display Result of Evaluationg Selected Text” di toolbar.

Tentu saja ada beberapa fitur yang tidak aku temukan di Eclipse tetapi ada di IDE komersial yang biasa aku pergunakan, seperti “search or replace structrully”, dimana aku bisa mencari dan mengganti kode berdasarkan pola pemograman Java yang aku tentukan. Akibatnya aku tidak bisa dengan mudah lagi mengubah seluruh “if (condition) { statement }” menjadi hanya “statement”. Aku juga tidak bisa bernavigasi antar kode yang memakai definisi resource bundle dan file resource-nya lagi dengan hanya sekali klik saja.

Ini hanya kesan setelah mencoba beberapa jam saja, dan aku yakin Eclipse akan cukup untuk pemakaian sehari-hari di rumah🙂 Selain itu, aku dengar Eclipse punya banyak plug-in yang bisa menutupi kelemahannya. Well, semoga pilihanku tidak salah🙂

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: