Day 2: Persiapan Untuk Oracle Workflow


Learning In HomeOriginal Date: 14 Januari 2009

Salah satu bagian yang kurang dari instalasi Workflow di sistemku adalah pengaturan user. Workflow Configuration Assistant seharusnya sudah menjalankan script wfdirouv.sql untuk membuat data-data pengguna workflow berdasarkan user database. Tapi aku menemukan ada bagian yang aneh disini:


where l.code=userenv('LANG')

Nilai userenv(‘LANG’) di sistem-ku adalah ID (Indonesia). Nilai ID tidak akan ditemukan di tabel WF_LANGUAGES, oleh sebab itu isi view WF_USERS selalu kosong. Aku mencoba mengakali dengan mengubah bagian tersebut menjadi:


where l.code='US'

Setelah menjalankan ulang script, aku memperoleh tiga buah view berisi informasi user yang diambil dari user database, yaitu WF_USERS, WF_ROLES, dan WF_USER_ROLES yang kerap disebut Workflow Directory Service Views. Sedikit catatan, Oracle Workflow mensyaratkan semua user yang ada di WF_USERS harus muncul juga di WF_ROLES.

Aku juga mempelajari cara untuk menjalankan Java Function Activity Agent dengan menggunakan script seperti:


%ORA_DB_HOME%\wf\admin\wfjvlsrn.bat owf_mgr/password@localhost:1521:latihan

Dan cara untuk menghentikannya dengan menjalankan script wfjvstop.sql yang ada di folder %ORA_DB_HOME%\wf\admin\sql\wfjvstop.sql.

Aku juga mempelajari Oracle Workflow Access Protection, dimana setiap pengguna Oracle Workflow Builder (dapat diperoleh dengan meng-install Oracle Client) memiliki access level yang dapat dilihat di menu Help, About. Secara default, aku memiliki access level bernilai 100. Nilai access level tersebut dapat di-atur di registry di lokasi HKLM\SOFTWARE\ORACLE\Workflow\Level. Aku dapat mem-proteksi object di Workflow Builder sehingga hanya user dengan access level yang sama atau bernilai lebih kecil yang dapat mengubahnya. Caranya dengan memilih tab access di properties untuk object bersangkutan. Kombinasi dari dua checkbox yang ada, Preserve Customizations dan Lock at this Access Level, menentukan pengaturan akses untuk object tersebut.

Selain itu, aku juga berhasil menjalankan Oracle Workflow Manager yang merupakan aplikasi J2EE melalui OC4J standalone yang ter-integrasi bersama Oracle Database. Tampilan aplikasi J2EE ini hampir mirip seperti Oracle Enterprise Manager. Lokasi programmnya terletak di folder %ORACLE_HOME%\oc4j\j2ee\OC4J_Workflow_Management_Container. Aku tinggal menjalankan OC4J Standalone, yaitu oc4j.jar dengan merujuk server.xml yang terletak di dalam subfolder config di folder tersebut.

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: