Cloud Computing: Menghitung Awan Di Langit?


Salah satu istilah yang sering dibicarakan belakangan ini adalah cloud computing. Apa itu cloud computing? Sayangnya tidak ada jawaban yang pasti, setiap pihak memiliki pendapat sendiri mengenai apa itu cloud computing. Wew, para arsitek IT memang cukup menakjubkan dalam hal menciptakan istilah baru. Salah satu penjelasan mengenai cloud computing menganggap cloud computing merupakan generasi penerus network computing yang dipadukan dengan virtualisasi.

Pada cloud computing, infrastruktur (server, storage, dsb) dapat di program. Hal ini karena aplikasi, middleware, dan OS berjalan dalam virtual machine. Masing-masing memiliki virtual machine image tersendiri. Developer tidak melakukan deployment pada infrastruktur fisik, tetapi ke virtual machine (dengan menghasilkan virtual machine image). Kelebihannya adalah skalabilitas dapat ditingkatkan dengan hanya membuat virtual machine baru berdasarkan virtual machine image yang di-deploy. Keuntungannya lainnya adalah enterprise dapat meminimalisasi resiko yang berhubungan dengan infrastruktur fisik (misalnya, resiko membeli server baru dimana ada kemungkinan aplikasi tidak suskses), dimana infrastruktur fisik dikelola oleh cloud computing provider. Developer melakukan maintenance pada model; lalu model digunakan untuk menghasilkan virtual machine image untuk di-deploy. Jika terjadi upgrade pada image, misalnya image versi baru dari OS, maka image baru dihasilkan dengan meng-apply model pada image yang mengandung OS versi baru (tidak perlu konfigurasi ulang lagi).

Cloud computing provider menerapkan tarif pay-by-use, pelanggan ditarik biaya berdasarkan cpu hours yang dipakai, volume transfer data, atau ukuran data yang disimpan. Keuntungan yang ditawarkan adalah jika terjadi permintaan layanan aplikasi yang tiba-tiba meningkat (spike), aplikasi akan turut meningkatkan skalabilitasnya. Jika spike hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, pelanggan hanya membayar berdasarkan “seberapa sering” aplikasinya dipakai.

Bagaimanapun juga, hanya waktu yang akan menunjukkan seberapa sukses cloud computing diadopsi nantinya🙂

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: