New Job: First Day


Hari Selasa, 14 Juli yang lalu, aku memulai hari pertamaku di pekerjaan baru.   Aku bekerja sebagai programmer C di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi.  Peralihan dari programmer Java menjadi programmer C membuatku butuh waktu untuk beradaptasi.  Tapi aku sangat senang karena aku menemukan banyak hal-hal baru disini.

Salah satu contohnya adalah melakukan development dengan ssh ke server untuk development.  Karena saat ini aku tidak mendapatkan remote GUI, aku hanya mendapatkan shell UNIX saja.  Itu artinya, aku tidak dapat melakukan coding C memakai Eclipse atau IDE berbasis GUI lainnya.  Aku terpaksa harus coding dengan memakai Vim (Vi Improved).  Dulunya, aku selalu menganggap remeh editor Vim dan menolak segala alasan untuk memakai editor ini.  Tapi sekarang, saat terpaksa harus memakainya, aku baru merasakan kecanggihannya.  Vim bukan hanya sekedar editor sederhana, ia mendukung split window, copy (istilahnya yanking) dan paste, syntax highlighting, keyword completion, membuka source dari sebuah function (harus men-build tag dulu sebelumnya), dan fitur lainnya.  O ya, Vim juga bisa memanggil make secara langsung, kemudian memproses compilation error (seperti memindahkan langsung kursor ke baris yang error). Vim ternyata memiliki fitur-fitur yang seharusnya dimiliki oleh sebuah IDE.

Bicara soal Make, aku juga mempelajari syntax makefile.  Fungsi Make mirip seperti Apache Ant, untuk mempermudah compiling & deployment kode program.  Hanya saja, perintah di sebuah makefile tergantung pada shell yang dipakai.   Jika aku membuat sebuah makefile yang hanya berisi perintah untuk shell di Unix, maka makefile tersebut tidak berguna di Windows.

Soal programming, aku aku harus mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan system programming.  Selama dua hari pertama, aku mengerjakan latihan dengan membuat program C yang multi-thread (dengan bantuan pthread.h).  Program tersebut akan memiliki thread yang berfungsi sebagai listener (membaca pesan dari socket) dan sebuah thread lagi sebagai consumer.  Untuk melakukan operasi TCP/IP, aku memanfaatkan fitur socket bawaan Unix (sys/socket.h).  Operasi socket di Unix tidak berbeda jauh dari Java, karena bisa dibilang Java memang meniru operasi “socket” di Unix.

Tiga hari pertamaku cukup menyenangkan disini; aku menghabiskan banyak waktu untuk belajar… semoga akan terus begitu🙂

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: