VoIP: Telepon Murah Dengan Asterisk


Salah satu topik yang sedang hangat didiskusikan di lingkungan kerjaku adalah VoIP. Yup, dengan VoIP, komunikasi telepon tidak perlu lagi menggunakan kabel T1/E1 (di Indonesia memakai E1). Tidak ada lagi protokol signaling SS7. Tidak ada lagi switching board. Tidak ada lagi routing yang rumit. Semua cukup digantikan dengan jaringan IP yang murah dan dikenal oleh banyak orang!

Tapi karena jaringan telepon konvensional, atau yang lebih dikenal sebagai Plain Old Telephone Service (POTS) sudah mendarah daging dan menjangkau berbagai pelosok, mengganti POTS dengan VoIP bukanlah hal mudah. Salah satu solusi yang ditempuh adalah dengan melakukan bridging antara POTS dan VoIP, yang dikenal dengan istilah PSTN/Internet Interworking (PINT). Disini dibutuhkan gateway untuk menerjemahkan signalling SS7 menjadi SIP, dan untuk mengkonversi suara analog ke dalam format audio digital melalui codec seperti G.723.1.

Hari ini aku akan mencoba menggunakan Asterisk untuk membuat solusi PABX berbasis VoIP. Asterisk adalah software open-source yang saat ini dapat dijalankan di Linux (belum mendukung Windows). Untuk end-point, aku akan menggunakan softphone, yaitu software untuk bertelepon melalui VoIP yang sudah mendukung protokol SIP. Ada banyak softphone yang gratis dan multi-platform, salah satunya adalah X-lite. Tentu saja untuk dunia nyata, aku akan membeli VoIP phone yang bentuknya seperti telepon rumah, tetapi dilengkapi dengan konektor RJ45 dan dapat dikonfigurasi untuk memiliki IP masing-masing.

Langkah pertama yang aku lakukan setelah meng-install Asterisk adalah mendaftarkan setiap endpoint yang ada. Aku dapat melakukannya dengan mengedit file /etc/asterisk/sip.conf dan menambahkan bagian berikut:


[116]
type=friend
context=default
defaultname=116
callerid=Snake
host=dynamic
nat=no
canreinvite=yes
dtfmode=rfc2833
disallow=all
allow=ulaw

[163]
type=friend
context=default
defaultname=163
callerid=Big Boss
host=dynamic
nat=no
canreinvite=yes
dtfmode=rfc2833
disallow=all
allow=ulaw

Setelah itu, aku melakukan konfigurasi dial-plan dengan meng-edit file /etc/asterisk/extensions.conf. Dialplan berisi kumpulan aksi yang akan dikerjakan jika pengguna menekan tombol tertentu di telepon-nya. Aku dapat berkreasi sebebas mungkin disini, seperti membuat sistem IVR (Interactive Voice Response). Btw, saat aku masih baru kerja, rekanku banyak bicara soal IVR yang kami tangani..dan herannya, mereka tidak tahu apa kepanjangan IVR yang sering mereka sebut-sebut. Seorang senior manager dari Korea malah pernah sekali saat menerangkan arsitektur IVR, menyebut kepanjangan IVR sebagai Internet Voice Recognition. Sebegitu tidak pentingkah teori dasar?

Bagian dialplan yang akan dikerjakan secara default adalah bagian [default]. Jika aku meng-install demo dari Asterisk sebelumnya, maka baris pertama yang aku temui adalah:

include => demo

Ini akan memungkinkan kita untuk mendengarkan IVR dari Asterisk dengan menekan tombol 2. Karena aku tidak membutuhkan ini, aku dapat men-comment baris ini dengan menambahkan tanda semicolon (;) di awal baris.

Lalu, aku menambahkan baris berikut:

exten => 163,1,Dial(SIP/163,30,m)
exten => 116,1,Dial(SIP/116,30,m)

Sekarang, langkah terakhir adalah menjalankan Asterisk dengan memberikan perintah:

asterisk

Untuk melihat informasi mengenai server Asterisk, aku dapat memberikan perintah berikut untuk masuk ke Asterisk console:

asterisk -r

Misalnya, untuk melihat protokol SIP yang berlalu-lalang di server, aku dapat memberikan perintah:

sip set debug on

Dan tentu saja, sebelum dapat bertelepon, aku harus melakukan konfigurasi softphone di masing-masing endpoint. Secara umum, aku perlu mengkonfigurasi agar softphone mencari dan mendaftarkan diri di gateway Asterisk. Aku juga mungkin perlu mengubah agar DTMF dikirim sesuai aturan protokol RFC2833 (sesuai dengan konfigurasi yang aku buat di file sip.conf).

Sekarang aku bisa menekan ekstensi 163 untuk menghubungi endpoint 163, dan menekan ekstensi 116 untuk menghubungi endpoint 116. Selamat bertelepon ria🙂

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

One Response to VoIP: Telepon Murah Dengan Asterisk

  1. Ping-balik: Voip : Telepon Murah Dengan Asterisk « My Journey

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: