Memakai VIM di Windows 7


Suatu hari, saya ingin melakukan perubahan konfigurasi domain GlasshFish yang ter-install di Windows 7.  Seperti kebanyakan aplikasi multiplatform lain, konfigurasi GlassFish tersimpan dalam sebuah file yang bisa di-edit oleh administrator-nya. Kebanyakan aplikasi multiplatform tidak menyimpan konfigurasi di registry, sehingga pengguna tidak dapat mengedit melalui tools GUI seperti regedit.  Hal ini masuk akal, karena registry hanya berlaku di Windows.  Cara yang paling efektif dan efisien memang dengan menuliskannya ke dalam sebuah file, karena seluruh platform lain seperti Linux, MacOS, & UNIX, dapat membaca dan menulis isi file.

Mengedit file” terdengar sangat sederhana, tetapi bagi saya, hal ini menjadi sedikit merepotkan di Windows 7, terutama bila ingin langsung mengedit sebuah file secara langsung tanpa meninggalkan Command Prompt.  Selama ini, saya tidak pernah menemukan masalah dalam mengedit file saat berada di console UNIX dan turunannya, karena hampir semua sistem operasi tersebut menyertakan editor teks VI atau VIM. Sejujurnya, saya sedikit kebingungan bila memakai VI, tetapi tidak sulit untuk men-upgrade-nya menjadi VIM (Vi IMproved).

Seandainya, saya sedang berada di Command Prompt Windows 7 (misalnya, untuk memanggil tools asadmin bawaan GlashFish), lalu saya ingin mengedit file konfigurasi domain.  Hal pertama yang saya pikirkan adalah notepad.exe, sebuah editor sederhana bawaan Windows dari berbagai generasi.  Di Command Prompt, saya bisa mengetikkan seperti berikut ini:

C:\>notepad domain.xml

Akan muncul program Notepad beserta isi file domain.xml seperti berikut ini:

Tampilan Notepad

Kenapa setiap baris jadi saling sambung menyambung seperti itu? Di platform UNIX dan turunannya (Linux, MacOS X, dan sebagainya), pemisah baris hanya satu karakter, yaitu karakter LF (Line Feed) yang diwakili karakter ASCII 10 (simbol ‘\n’).  Sementara itu, di platform Windows, pemisah baris terdiri atas dua karakter, yaitu karakter CF (Carriage Return) yang diwakili karakter ASCII 13 (simbol ‘\r’) baru diikuti dengan LF (Line Feed).  Notepad tidak menemukan karakter ‘\r\n’ sehingga tidak akan ada pemisah baris.

Masih ada sebuah solusi, yaitu editor dalam Command Prompt yang bernama edit.exe.  Sungguh tidak disangka editor yang populer di zaman DOS seperti ini masih ada di generasi Windows 7.  Untuk memakai edit.exe, saya memberikan perintah seperti berikut ini:

C:\>edit domain.xml

Akan muncul tampilan seperti berikut ini:

Tampilan Edit.exe

Sekarang file sudah dapat dibaca dan ditampilkan dengan rapi.  Akan tetapi, edit.exe memiliki banyak kelemahan dalam mengedit file.  Salah satunya adalah harus sering menggeser layar (tidak ada fitur word-wrap) dan tidak ada syntax highlighting. Bagaimana bisa fitur editor di Windows kalah dari editor VIM bawaan sistem operasi gratis seperti Linux?

Saya akhirnya memutuskan untuk menginstall VIM versi Windows di Windows 7 saya.  VIM dapat didownload di situs resmi-nya.  Untuk platform Windows, sudah tersedia installer yang dapat melakukan proses instalasi secara otomatis.

Setelah meng-install VIM, saya menambahkan direktori instalasi VIM di environment variables Path sehingga saya dapat langsung memanggil editor tersebut di Command Prompt.  Caranya adalah dengan membuka tab Advanced di System Properties.  Kemudian klik pada tombol Environment Variables… Pada dialog yang muncul, cari Path di bagian System Variables, kemudian klik Edit…  Saya menambahkan C:\Program Files\Vim\vim73 di bagian paling akhir (pisahkan dengan direktori sebelumnya dengan menggunakan tanda “;“).

Karena saya terbiasa memanggil VIM dengan mengetik vi di Linux, maka saya menambahkan symbolic link vi yang merujuk ke vim.exe. Caranya adalah dengan membuka Command Prompt sebagai superuser (tahan Ctrl+Shift) pada saat men-klik shortcut Command Prompt, lalu berikan perintah seperti berikut ini:

C:\>cd "C:\Program Files\Vim\vim73"
C:\Program Files\Vim\vim73>mklink vi.exe vim.exe
symbolic link created for vi.exe <<===>> vim.exe

Sekarang, saya dapat mengedit file konfigurasi GlassFish tersebut dengan memberikan perintah seperti berikut ini:

C:>vi domain.xml

Akan muncul tampilan seperti berikut:

Tampilan VIM

Kali ini, saya akan mendapatkan tampilan yang familiar seperti di Linux.  Tidak seperti di edit.exe, VIM secara otomatis melakukan word-wrap dan memberikan syntax highlighting (pewarnaan) sehingga lebih mudah mencari bagian yang akan di-edit.  Pertama kali memakai VIM memang bisa jadi rumit (tidak ada menu, perintah diberikan dengan mengetikkan huruf seperti :wq untuk save dan keluar).  Akan tetapi bila sudah terbiasa, VIM bisa menjadi sebuah editor yang sangat powerful.  Misalnya dengan memberikan perintah :set nu! dan :set wrap!, saya dapat mengaktifkan line number dan word wrap sehingga tampilan VIM terlihat seperti:

Tampilan VIM line number & wrap on

VIM memiliki banyak fitur menyenangkan lainnya, dan tentu saja, jauh lebih powerful dibanding edit.exe dan Notepad.exe bawaan Windows terutama bagi programmer.   Selain itu, VIM juga lebih ringan dan gratis bila dibanding editor berbasis GUI (misalnya editor komersial UltraEdit).  Dengan adanya VIM di Windows, akhirnya saya bisa sedikit lebih betah memakai console di Windows (entah mengapa masih merasa tidak seperti di Linux).

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: