Memakai PHP Zend Studio 9


Zend Studio 9 adalah sebuah IDE untuk pengembangan aplikasi PHP.  Zend Studio 9 dibuat berdasarkan Eclipse Platform, sehingga bagi yang telah terbiasa menggunakan Eclipse, akan terasa sangat familiar sekali.  Pada artikel ini, saya akan menuliskan beberapa fitur yang saya temui di Zend Studio 9.

Kesan pertama: Zend Studio 9 sangat cocok bila dipadukan dengan Zend Server karena Zend Studio 9 mendukung Zend Application Deployment.  Pada kebanyakan IDE, misalnya Macromedia Dreamweaver, programmer menentukan lokasi penyimpan di web server (seperti htdocs) kemudian pada saat aplikasi akan dijalankan, IDE akan memanggil browser dengan URL tertentu.  Metode ini disebut sebagai “Launch URL” di Zend Studio 9.  Metode lainnya adalah “Launch with Zend Application Deployment“.  Pemilihan metode dapat dilakukan pada saat membuat proyek baru, seperti yang ditunjukkan di screenshot berikut:

Pilihan Launch Settings Saat Membuat Proyek Baru

Pilihan Launch Settings Saat Membuat Proyek Baru

Apa itu Zend Application Deployment?  Bila memilih opsi ini, maka Zend Studio 9 akan membuat sebuah file deployment.xml berisi informasi proyek.  Pada file ini, pengguna bisa menentukan ketergantungan proyek (dependency), mengatur script yang akan dikerjakan pada saat proses deployment (triggers), dan menentukan apa saja file yang akan di-upload ke server nantinya (package).

Perbedaan yang paling mencolok dengan metode konvensional adalah kita boleh menentukan lokasi proyek kita dimana saja.  Yup! Dimana saja, tidak harus di htdocs!!!  Lalu bagaimana web server bisa tahu lokasi file kita?  Zend Studio 9 akan menghasilkan sebuah file zpk yang isinya adalah proyek kita.  Lalu dengan metode Zend Application Deployment, Zend Studio 9 secara otomatis akan men-deploy file zpk tersebut.

Sayang sekali, Zend Server Community Edition (CE) yang gratis tidak mendukung deployment seperti ini.  Padahal deployment file zpk ini akan sangat berguna sekali bila kita sering memindahkan proyek dari satu server ke server lainnya.  Sebagai perbandingan, hampir semua Java Enterprise Edition (JEE) containers yang gratis telah mendukung file WAR dan/atau EAR yang fungsinya hampir sama seperti file ZPK.

Pada saat menulis kode program, Zend Studio 9 menawarkan fitur-fitur yang berguna, misalnya sebuah popup bantuan yang berisi dokumentasi seperti yang terlihat di gambar berikut:

Code Hint Di Zend Studio 9

Code Hint Di Zend Studio 9

Zend Studio 9 juga dapat menghasilkan tags  PHPDoc secara otomatis untuk sebuah function.  Sebagai contoh, bila saya memiliki function seperti ini:

function tambah($a, $b) {
}

Lalu, jika saya menuliskan /** tepat di atas deklarasi function tersebut dan menekan tombol Enter, maka Zend Studio 9 akan menambahkan PHPDoc seperti berikut ini secara otomatis:

/**
 *
 * @param unknown_type $a
 * @param unknown_type $b
 */
 function tambah($a, $b) {
 }

Fasilitas ini sangat mirip seperti yang ditawarkan Eclipse JDT untuk Javadoc.

Untuk pengembangan aplikasi PHP dengan Zend Framework, Zend Studio 9 menyediakan sebuah Zend Framework Perspective (dapat dipilih di menu Window, Open Perspective) untuk mempermudah pengembangan proyek.  Pada perspective ini, terdapat MVC Outline View yang mempermudah navigasi file di proyek karena proyek secara otomatis telah dikategorikan ke dalam controller, model dan view, seperti yang terlihat pada gambar berikut:

MVC Outline View

MVC Outline View

Sebagai penutup, saya ingin menunjukkan sebuah fasilitas yang menarik di Zend Studio 9 yaitu Profiler.  Yup, Zend Studio 9 telah menyertakan sebuah Profiler untuk mengukur kinerja setiap kode PHP di proyek kita.  Untuk menjalankan profiler, pilih menu Run, Profile.  Setelah proses selesai, kita dapat berpindah ke PHP Profile Perspective, dimana kita bisa memperoleh sebuah Time division pie chart seperti yang terlihat pada gambar:

Profiler Information

Profiler Information

Selain itu, kita juga bisa dapat memperoleh informasi statistik dalam bentuk tabel, seperti yang diperlihatkan di gambar berikut:

Execution Statistics

Execution Statistics

Masih ada fitur Zend Studio 9 yang belum saya tulis di artikel ini mengingat keterbatasan halaman, seperti fasilitas debugging dan dukungan PHPUnit.

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: