Belajar Memakai Inspections Di IntelliJ IDEA


Salah satu fasilitas unik yang ada di IntelliJ IDEA adalah apa yang disebut sebagai inspections.  Ini mirip seperti fitur yang ditawarkan oleh FindBugs (http://findbugs.sourceforge.net) tetapi terintegrasi langsung pada IDE dan lebih lengkap lagi.  Pada versi gratis-nya, IntelliJ IDEA Community Edition, hanya inspections untuk Java dan Groovy yang aktif.

Inspections akan memberikan saran dan peringatan bila ada kode program yang mencurigakan.  Kode program memang benar secara struktur bahasa (tidak memiliki syntax error), akan tetapi kode program bisa saja sulit dimengerti atau memiliki bug.  Apa saja pemeriksaan yang bisa dilakukan oleh inspections di IntelliJ IDEA?  Saya dapat melihatnya dengan memilih menu File, Settings…  Pada dialog yang muncul, saya kemudian memilih menu Editor, Inspections.  Disini, saya bisa melihat apa saja pemeriksaan yang bisa dilakukan beserta keterangannya di bagian description seperti yang terlihat pada gambar berikut ini:

Memilih jenis inspections yang akan dilakukan.

Memilih jenis inspections yang akan dilakukan.

Pada komputer yang lambat, inspections kerap membuat ‘dunia’ menjadi lambat.  Untuk memakai IDEA sebagai editor biasa dan mengurangi kepintarannya, saya dapat men-klik tombol penghapus untuk mematikan seluruh inspections yang ada:

Mematikan seluruh inspections.

Mematikan seluruh inspections.

Secara default, tidak seluruh inspections aktif.  Apakah bila saya mengaktifkan seluruhnya berarti saya bisa menghasilkan kode program yang paling berkualitas?  Tidak!  Tidak ada satu pendekatan universal mengenai kualitas kode program.  Masing-masing developer juga bisa memiliki style-nya masing-masing.  Saya hanya perlu memilih beberapa aturan penting dan menerapkannya secara konsisten!  Yup, ‘konsisten’ adalah salah satu rahasia umum untuk menjaga kualitas kode program!

Saya perlu memilih secara seksama jenis pemeriksaan yang ingin saya lakukan.  Alasan lain saya tidak mengaktifkan seluruh pemeriksaan adalah beberapa pemeriksaan sesungguhnya saling bertolak belakang.  Sebagai contoh, perhatikan 2 jenis pemeriksaan berikut ini:

Contoh inspection yang saling bertolak belakang.

Contoh inspection yang saling bertolak belakang.

Pemeriksaan pertama, Instance method call not qualified with ‘this’, akan memberikan peringatan bila akses ke method di sebuah class tidak diawali dengan this.  Ini akan membuat kode program menjadi seperti pada bahasa pemograman PHP yang menggunakan this untuk mengakses method lain di dalam class yang sama. Sebaliknya, pemeriksan Unnecessary 'this' qualifier akan memberikan peringatan bila akses ke method di dalam class yang sama diawali dengan this. Hal ini karena code style dengan mengawali menggunakan this sering dianggap membingungkan. Dengan demikian, saya tidak dapat mengaktifkan kedua pemeriksaan tersebut secara bersamaan! Saya perlu memilih salah satu atau tidak mengaktifkan keduanya🙂

Setelah mengaktifkan inspections, saya akan menemukan sebuah kotak kecil di sisi kanan editor, seperti yang terlihat pada gambar berikut ini:

Hasil inspection langsung diperoleh saat program diketik.

Hasil inspection langsung diperoleh saat program diketik.

Kotak ini akan berisi warna sesuai dengan hasil pemeriksaan. Secara default, warna kuning untuk Warning, warna merah untuk Error, warna hijau terang untuk Typo, dan sebagainya. Warna ini juga bisa diatur oleh pengguna.

Bila saya meletakkan pointer mouse agak lama di kotak kuning tersebut, saya akan menemukan informasi seperti:

Informasi hasil inspections.

Informasi hasil inspections.

Warning bukan sebuah kesalahan kode program (dilihat dari syntax atau struktur bahasa), tetapi sesuatu yang mencurigakan. Program tetap dapat berjalan walaupun ada kesalahan pemeriksaan dengan tingkat warning.

Untuk memperbaiki kesalahan, saya dapat menekan tombol Alt + Enter pada bagian kode program yang bermasalah. Saran perubahan akan muncul secara otomatis. Selain itu, bila saya menekan tombol panah kanan, saya bisa memilih untuk mematikan pemeriksaan secara global atau mengabaikan pemeriksaan untuk baris tersebut, seperti yang terlihat pada gambar berikut ini:

Aksi yang dapat dilakukan terhadap hasil inspection.

Aksi yang dapat dilakukan terhadap hasil inspection.

Selain pemeriksaan yang dilakukan secara otomatis setiap kali saya mengetik kode program, saya juga bisa menjalankan inspections secara global dengan memilih menu Analyze, Inspect Code. Pada dialog yang muncul, saya bisa memilih jenis pemeriksaan dan scope pemeriksaan. Setelah men-klik tombol Ok, saya akan memperoleh hasil yang terlihat seperti pada gambar berikut ini:

Hasil inspections secara global.

Hasil inspections secara global.

Salah satu fasilitas baru dari IntelliJ IDEA 14 adalah menu Analyze, Code Cleanup…. Fitur ini akan melakukan pemeriksaan secara global (sesuai dengan scope yang telah ditentukan) dan melakukan perbaikan secara otomatis bila memungkinkan.

Bila saya ingin mematikan inspections untuk sebuah file, saya dapat men-klik tombol wajah yang disebut Hector yang terletak di bagian kanan bawah editor, seperti yang terlihat pada gambar berikut ini:

Mematikan inspections pada file tertentu.

Mematikan inspections pada file tertentu.

Pada popup yang muncul, saya dapat menggeser slider ke posisi Syntax sehingga hanya pemeriksaan tata bahasa saja yang dilakukan atau ke posisi None untuk tidak melakukan pemeriksaan sama sekali. Selain itu, saya dapat memberi tanda centang pada Power Save Mode untuk membuat IntelliJ IDEA bekerja lebih cepat dengan mengorbankan kepintarannya.

Perihal Solid Snake
I'm nothing...

Apa komentar Anda?

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: